Nokia.jpg

Hihihi. . . pada suatu sore yang cerah Q berbelanja di sebuah pasar di kota Q. Saat mampir di sebuah counter untuk membeli pulsa, tak sengaja pandangan Q tertumbuk pada deretan ponsel-ponsel second dan jadul.

Pandangan Q berhenti pada sesosok ponsel Nokia 3310. Serta merta Q teringat pada ponsel tersebut beberapa ratus taon yang lalu (mulai kumat lebay-nya) πŸ˜€

Nokia 3310 adalah sebuah ponsel jadul Nokia berlayar monochrome (hitam putih). Biarpun jadul namun Nokia tersebut adalah ponsel pertama yang aku pegang. Hehehe. . . Jadi sedikit pengen curhat nih soal ponsel yang pertama kali Q pegang hingga ponsel yang sekarang. Kita flashback dulu yuk.

1. Nokia 3310
Nokia 3310.jpg

Sebenarnya ponsel ini milik adik Q yang kebetulan waktu itu ia minta di belikan oleh bibi Q yang tinggal di Jakarta. Setelah paketnya datang, aq pun terkagum-kagum dengan ponsel tersebut (maklum saat itu belum banyak orang yang mempunyai ponsel, HP paling bagus saat itu ya HP berlayar monochrome).

Diam-diam Q merasa iri dengan adik Q karena ia di belikan ponsel, masak aq tidak.? Namun aq tau diri, kami bukan dari keluarga yang kaya raya. Jika aq minta di belikan HP juga nantinya akan menambah beban ortuQ. Sebagai anak pertama, aq harus mengalah dan tau diri dengan keadaan ortuQ.

Saat aq masuk kuliah, adik Q rupanya mulai bosan dengan Nokia miliknya, ia berencana membeli Nokia dengan layar berwarna (awal kemunculan ponsel-ponsel kecil dengan layar berwarna dengan infrared sebagai koneksinya). Ia memutuskan membeli Nokia 3200 dengan hasil tabungannya. Dan tentu saja, Nokia 3310 jadul miliknya di hibahkan pada Q.

Tak terkira betapa senangnya aq saat itu. Meski jadul, yang penting HP itu kini jadi milik Q. Dengan senangnya Q pun meminta nomor-nomor ponsel milik teman-teman baru Q di kampus untuk di simpan di ponsel baru Q itu.

Minat terhadap ponsel pun mulai tumbuh dari situ. Q berusaha memaksimalkan penggunaan ponsel tersebut. Dulu di majalah-majalah ponsel pasti banyak bonus kode-kode ringtone monophonik yang bisa di buat menggunakan fitur Komposer yang ada dalam ponsel-ponsel monochrome. Dan aq pun mulai mencatat kode ringtone lagu-lagu tersebut di sebuah buku khusus dengan tujuan apabila bosen dengan ringtone yang ada di ponsel, maka kita bisa membuat kembali ringtone-ringtone lama agar tidak merasa jenuh.

Selain fitur Composer, Q juga suka membuat gambar wallpaper hasil kreasi sendiri dengan bantuan editor gambar Nokia 3310 tersebut.

Banyak gambar-gambar wallpaper yang ada di iklan-kan di majalah-majalah tersebut. Dasar emang gak bisa diem, meski gambarnya kecil, Q berusaha menjiplak-nya. Dengan bantuan sebuah kaca pembesar untuk melihat titik-titik gambarnya, Q berusaha menata titik-titiknya agar mirip 100 % dengan yang ada di gambar. Hasilnya pun tak sia-sia, wallpapernya mirip dengan yang ada di gambar. Dengan begitu Q tak perlu membeli wallpaper tersebut untuk mendapatkan gambarnya.

Satu hal yang membuat Q kagum dengan HP ini adalah ketahanan bantingnya terhadap benda keras. Sedikit bercerita, pada satu saat Q sedang bergoncengan dengan teman Q naik motor, Q waktu itu di belakang di gonceng oleh teman Q. Di tengah jalan ia bertemu dengan temannya dan berhenti. Mereka pun ngobrol sebentar, sementara di belakang aq sedang asyik membalas SMS dengan posisi kedua tangan memegang ponsel tersebut. Tiba-tiba teman Q bermaksud untuk melanjutkan perjalanan. Serta merta ia menarik gas motor dengan tiba-tiba. Secara refleks aq pun memeluk pinggang teman Q. Ponsel pun terbang melayang di udara dan mendapat dengan keras di aspal.

Bisa di bayangkan, seketika ponsel ku hancur berantakan. Cashing depan belakang, batrai, keypad, body / rangka ponsel, kartu SIM semua lepas satu-satu, terpisah satu dengan yang lain. Dengan menggerutu Q berusaha memunguti jasad ponsel Q itu yang berserakan. Sambil berdoa Q merangkai kembali satu per satu rangka ponsel Q itu agar masih bisa di pakai dan tidak rusak. Dan memang patut di acungi jempol, ponsel 3310 itupun setelah di rangkai bisa hidup kembali tanpa kerusakan sedikitpun. Ckckck. . .

2. Nokia 3200
Nokia 3200.jpg

Nokia 3200 adalah ponsel kedua Q yang Q dapatkan dari membeli ponsel bekas teman kampus ku saat itu. Ponselnya kecil mungil namun memiliki layar warna + kamera VGA sebagai senjata utama dalam memotret (kamera ponsel saat itu kualitasnya paling tinggi adalah VGA).

Ponsel 3310 milik Q pun Q simpan dengan rapi dalam dus nya di lemari Q. Bersaing dengan ponsel yang sama dengan adik Q, lagi-lagi Q berusaha memaksimalkan kemampuan nokia milik Q ini. Berbekal infrared sebagai media koneksi, Q pun berburu ringtone Polyphonik di ponsel-ponsel milik teman Q.

Tercatat seingat Q, Q mempunyai berbagai lagu ringtone polyphonik lagu-lagu gaul pada saat itu. Meski memori internalnya cuma 1 Mb, Q tetap aja berusaha ngumpulin berbagai ringtone sebagai koleksi Q. Berbagai cara pun aq lakuin agar lagu-lagu tersebut bisa masuk dalam ponsel Q. Mulai dari menghapus pesan inbox, sampai nekat menghapus game-game standar (yang dapat di hapus) bawaan ponsel. Bahkan pernah suatu ketika Q pergi ke counter mengisi beberapa lagu-lagu polyphonik untuk memperkaya koleksi lagu di ponsel Q, melihat banyak koleksi lagu polyphonik di ponsel Q, serta merta di copy-nya semua lagu tersebut di komputer counter miliknya. KURANG AJAR.!!!

3. Nokia N-Gage QD
Nokia N-Gage QD.jpg

Ponsel-ponsel symbian versi 1 pun mulai muncul. Saat itu yang paling terkenal adalah ponsel Nokia 3660 dan 6600 fp 1. Cukup ngiler aq di buatnya melihat ponsel canggih tersebut. Ponselnya bisa di pasangi aplikasi yang bagus-bagus dan memiliki fitur dapat memainkan lagu mp3 dan koneksi bluetooth. Sangat keren pikir Q saat itu, aq pun pengen punya ponsel seperti itu. Diam-diam Q berusaha menabung untuk membeli ponsel tersebut. Saat Q pikir tabungan Q udah cukup untuk membeli ponsel baru + uang hasil penjualan Nokia 3200, saat itu di barengi dengan kemunculan Nokia N-Gage QD. Aq yang kebetulan suka main game pun akhirnya tertarik pada ponsel game tersebut. Bersama dengan seorang teman, Q pun datang ke counter menanyakan ponsel tersebut. Ternyata stok-nya lagi kosong. Q di suruh menunggu beberapa hari jika ingin memesan ponsel tersebut. Setelah menunggu beberapa hari, ponsel idaman Q pun tiba. Dengan hati gembira Q pun menjajal ponsel tersebut, namun sayang. Karena ponselnya masih virgin, so belum ada 1 game pun yang ada di ponsel tersebut. Memori standarnya pun masih 64 Mb. Hiks. . .

Dengan terpaksa Q pun membeli MMC 256 Mb + di isi game-game dan aplikasi-aplikasi seru lainnya. Whuaaa puas emang maen game di N-Gage. Bener-bener puas. . .

Game yang saat itu Q ingat adalah Game Asphalt 2 (grafisnya bener2 OK, bahkan Q berani bilang gamenya lebih seru ini di banding Asphalt 4 keluaran terakhir), game sky force, dan pandemonium yang keren abis. Dengan N-Gage ini pula berawal Q mulai mengenal cara merubah font ponsel dan berkirim aplikasi melalui bluetooth.

4. Nokia 7610
Nokia 7610.jpg

Nokia 7610 adalah ponsel keempat Q. Waktu itu ada temen nyokap yang menggadaikan ponselnya ke mama Q. Namun rupanya ia tak mampu untuk menebus ponselnya kembali. Maka ponsel itu pun di beli mama Q dengan menambah sejumlah uang pada temannya tersebut. Dasar ortu yang belum bisa menggunakan ponsel waktu itu, nyokap pun memberikan ponsel 7610 itu kepada Q. Tentu dengan senang hati, aq pun menerimanya dengan gembira. Meskipun ponsel 7610 adalah ponsel fashion yang cocoknya buat cewek, aq tetep suka karena ada kamera 1.3 MP dan symbian versi 2 yang telah mendukung tema (s60v1 kn g ada fitur temanya). Dan aq pun mulai mengotak-atik ponsel tersebut semaksimal mungkin. Q memegang ponsel ini hingga lulus kuliah dan akhirnya di terima bekerja.

5. Nokia N70
Nokia N70 ME.jpg

Setelah beberapa bulan bekerja, pasti bangga dunk udah bisa punya uang sendiri. Satu saat ada teman Q yang akan pergi ke Makassar. Q yang emang udah lama mengagumi kehebatan Nokia N70 pun punya ide, bagaimana jika Q nitip N70 di Makassar aja, pasti lebih murah. Dengan menjual Nokia 7610 milik Q + uang gaji Q akhirnya aq pun memesan Nokia N70 lewat temen Q tersebut.

Nokia N70 adalah ponsel S60v2 namun versinya lebih tinggi dari Nokia 7610. Dengan kamera 2 MP dan dukungan Xpress Musik aq pun di buat bangga memegang ponsel ini.

6. Nokia N73 ME
Nokia N73 ME.jpg

Dasar manusia tak pernah puas, aq merasa layar ponsel N70 terasa terlihat kecil. Saat itu Nokia dengan OS terbaru, S60v3 mulai nongol di permukaan. Aq pun cukup takjub juga dengan symbian terbaru ini. Aplikasinya keren-keren, layarnya lebih jernih dan lebar. Namun harganya yang mahal membuat Q berpikir 2 X untuk memilikinya. Hingga pada suatu hari, lagi-lagi nyokap di mintai tolong meminjamkan sejumlah uangnya dengan ponsel Nokia N73 XM sebagai jaminannya. Namun temannya nyokap tersebut gak pernah kembali buat kembaliin uang + menebus HP nya. Nyokap yang emang gaptek soal HP kemudian menyuruh Q untuk menggunakan ponsel N73 tersebut. Pucuk di cinta, ulam pun tiba. Akhirnya bisa juga menggenggam S60v3. Horeeee. . .

Nokia N73 XM Q akui adalah HP terkeren yang pernah Q pegang. Kameranya yang 3.2 MP benar-benar keren. Hasilnya benar-benar jernih dan terang. Bahkan setara dan berani di adu dengan kualitas kamera digital dengan megapixel yang lebih gede. Selain itu lubang speaker yang ada 2 buah, terletak pada atas dan bawah body, membuat suara musik semakin keras dan nyaring. Benar-benar ponsel yang sempurna. Sayang, keypad tengahnya yang berbentuk analog rawan rusak, bahkan bisa copot dan hilang entah kemana.

7. Nokia 5530 XM
Nokia 5530.jpg

Setelah lama memegang Nokia N73, Aq membeli sebuah tabloid ponsel. Di dalamnya terdapat review lengkap tentang ponsel Nokia Touchscreen dengan OS terbaru. Symbian versi 5, dulu pernah denger sih nokia 5800, tapi harganya yang mahal membuatku hanya bisa bermimpi memilikinya. Di tabloid ponsel tersebut di jelaskan bahwa Nokia 5530 mempunyai fitur dan kualitas yang hampir sama dengan 5800, namun lebih ringan di kantong. Waduh kesempatan nih pengen punya ponsel layar lebar dan touchscreen. Lagi-lagi Q putuskan memesan ponsel tersebut di Makassar agar dapat harga yang lebih murah. Saat HP nya datang pun dan menjajalnya, aq pun merasa puas. Keren. . .

Salah satu alasan Q memilih ponsel ini adalah karena layarnya yang lebar, so lebih puas saat browsing i-net dan menonton video. Apalagi setelah tau jika game-game dan aplikasi-aplikasinya sumpah keren abis. . . Gak rugi nih ngelamar niee ponsel.

Sekedar informasi, baru 3 minggu memiliki ponsel tersebut akhirnya hilang. Duh. . . Sedih banget kehilangan ponsel tersebut. Namun selang beberapa minggu kemudian, temen Q nawarin ponsel 5530 second yang baru di pakai beberapa bulan. Setelah Q cek ternyata masih sangat bagus. Setelah tawar-menawar harga dengan teman Q tersebut akhirnya Q berhasil membawa pulang tersebut hingga sekarang. (NB : Ponsel yang hilang tersebut berwarna putih, dan yang aku pegang sekarang berwarna hitam, sama seperti gambar di atas)

Kira-kira ponsel apa ya yang selanjutnya Q pegang.? Ah entahlah, yang penting aq udah cukup nyaman dengan ponsel 5530 yang Q pegang sekarang.

Nah. . . Kalau kalian gimana sob.??

Posted by Wordmobi

Iklan

About Dyka

Hai, nama gue Dyka. Gue admin blog ini. Gue suka nulis, nulis apa aja. Kerjaan gue aslinya perawat. Jadinya ya perawat sekaligus merangkap sebagai seorang Blogger. Moga kalian suka dengan tulisan gue meski kadang tulisannya gak jelas dan rada 4L@Y. Senang berteman dengan kalian. ;) Happy Blogging :)

17 responses »

  1. AnggA berkata:

    saya lupa, tak inget2 dulu ah. Ntar tak posting jg. Hehe…

    Eniwei, 6600 it bukn s60v1 fp1. Tp s60v2

  2. Dyka berkata:

    Bro angga :
    Yoi sob, mmm. . . Kl 6600 yg keluaran awal tu yg lum mendukung tema symbian versi brapa bro.? Klo yg s60v2 kn yg mendukung tema.

  3. Runa Van Error berkata:

    Hehe sama kak kita pernah megang 7610 ma n73
    tapi waktu make 7610 ga ngerti otak atik
    trus waktu make n73
    juga ga paham :palu
    trus keypadnya keras makin ga suka
    trus ta’ ganti ma 6233
    sekarang malah nyesel πŸ˜€

  4. AnggA berkata:

    runa@ error truz y hpx? Hhahaha

  5. dykas60v5 berkata:

    runa :
    lho.? koq nyesel run.? knapa?

    angga :
    hehehe. . .

  6. Runa Van Error berkata:

    @Kak dyka 6233 kan java kak
    ga seenak symbian

    @angga haha sering jato soalnya

  7. Dyka berkata:

    Runa :
    Whuehehehe, java to. Tpi kn byk tu game game keren bt ponsel java. (itu pn kl runa ska maen game).
    Maen duyuu ah k t4 runa. Whuuush. . .

  8. Runa Van Error berkata:

    Game2 symbian lebi mantap kak πŸ˜€

  9. AnggA berkata:

    lbi mantep game pc..
    Hehe

  10. Runa Van Error berkata:

    Ga punya kompi soalnya

  11. dykas60v5 berkata:

    Runa :
    Tapi sbgian besar game symbian kn brformat java juga adk Q. .
    .
    Angga :
    Hoehehe. . . Game Pc msk mw d adu ma game ponsel.? Scra grafis mah g bs, tp kl soal kualitas materi game cpa tau aja ada. Heee. . .

  12. Chaboe berkata:

    Wah enax y. .
    Stiap ad hp yg d inginkn
    Pst dpt d raih. .
    Wlapun dg sabar n pnuh pngorbnan. .
    Klo ane kayax udh byk cba hp. .
    dari Siemens c55 yg monocrme tp polyponik 1thn wkt sma kls3, gnti ngage clasic second wkt kulh smpt 3bln eh mlh rusak, gnti lg 3220 punx ibu mke 2bln, beli lg 3230 mke 1,5 thn eh joystick rusak, llu dkasi bokap 6120c mke hmpr 2thn
    krn udh krja ad pnghsilan d tbung+jual 6120c dapt 5800xm mpe skrng
    skrng nbung bwt beli E5
    pengen bgt puny symbian qwerty πŸ™‚

  13. rifky jp berkata:

    kalo aq pertama n2600,trus gnti n70,trus gnti lagi,n3230,n6233,eh..gnti lagi n6600,dan smpe skrng masih betah sm n6600 abis enak buat ngotak ngatiknya

  14. Zhal berkata:

    Wah , kayanya agan nie penggemar nokia ya?
    Hp ane jga 7610 pengen ganti ma samsung galaxy lom punya duit T_T

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s