Selamat Hari Ibu. . . Selamat Hari Ibu

Assalamu’alaikum blogger…
Euuuhhh… Hari ini hari jum’at ya.? Yoyoyoi… Jangan lupa sholat jum’at ntar untuk temen-temen yang muslim. Hufff. . . Ban motor gue pagi ini kembali bocor πŸ™‚ setelah kemarin siang juga bocor. Ini para tukang-tukang tambal ban lagi merayakan HARI TAMBAL BAN SEDUNIA apa ya.?? Buktinya ban motor gue lagi-lagi bocor dan di tempat yang sama pula.!! #fitnah.!

Euuuummm 😦
Ngomongin hari TAMBAL BAN SEDUNIA (menurut gue) kebetulan di hari ini temen-temen se-Indonesia rame-rame ngerayain hari ibu yang jatuh pada hari jum’at ini. Tadi pagi sempet ngubek-ngubek halaman FB, wheeew temen-temen gue 90% statusnya ngucapin met hari ibu untuk ibu-ibu mereka. Tapi siapa tau aja ya pas mereka lagi asyik tiduran sambil up-date status untuk ucapan hari ibu masing-masing, mungkin saja ibu-ibu mereka udah bangun dari pagi and memasak di dapur. #sedih…

Ya itu lah seorang ibu…
Selalu bekerja tanpa pamrih untuk keluarganya. Gue kadang suka menitikkan air mata saat melihat perjuangan para ibu-ibu di indonesia yang di tampilin dalam acara salah satu TV Swasta di Indonesia. Kebanyakan sih bercerita tentang kisah seorang ibu yang yang di tinggal mati suaminya dan berjuang untuk dapat bertahan hidup dan menghidupi anak-anaknya, hiksss #mewek…

Ngomongin soal ibu jadi pengen sedikit ceritain ibu gue. Ibu gue orangnya sedikit galak sama anak-anaknya, terutama sama adik-adik gue yang bandel-bandel. Kalau udah ngomel hahaha, siap-siap aja di omelin dari pagi ampe pagi lagi. Mhuahahahaha #lebay ah.

Kita balik bentar ke beberapa tahun silam, masa-masa dimana gue masih imut and unyu-unyu-nya. Gue waktu itu masih SD dan masih suka bantuin ibu. Mau percaya apa enggak, waktu itu gue yang selalu bantuin nyokap ke pasar buat beli sayur, bumbu-bumbu dapur dll. Dengan meng-ontel sepeda kesayangan gue, gue menuju pasar yang jaraknya kurang lebih 500 meter dari rumah gue.

Ada satu hal yang masih gue inget waktu kecil dulu. Gue di suruh belanja sesuai dengan catatan yang di bawaan nyokap gue. Di catatan di suruh beli gula satu kilo, eh gue malah beli gula yang bungkus kecil. Menurut gue lebih murah gitu ketimbang beli gula yang satu kilo. Eh pulangnya malah di omelin gara-gara beli gula yang kecil. Hehehe…

Selain belanja, gue juga suka bantuin ibu masak nasi. Dulu waktu masih masak pakai panci/dandang gue selalu yang masak. Hehehe… Nasi masakan gue selalu pas and gak pernah gosong, bahkan kualitasnya bisa di samain dengan para cheff-cheff di hotel bintang lima #sombong mendadak, Lebay ah.

Tapi…
Setelah dewasa sekarang gue udah gak kayak gitu lagi. Hiksss… Gak tau kenapa 😦
mungkin hal rutin yang masih gue kerjain tiap sore (kalau gue gak dinas) adalah bantu nyapu-nyapu halaman belakang rumah gue. Gak terlalu berarti memang di banding kerjaan nyokap gue yang lebih banyak. Tapi paling enggak gue bisa sedikit ngeringanin beban nyokap gue. 😦

Ibu gue wanita yang perkasa, begitu pula dengan ibu-ibu kalian. Porsi kerja ibu lebih banyak ketimbang porsi kerja bapak. Dari pagi sebelum kita bangun – kita menjelang tidur ibu gue maupun ibu kalian masih juga bekerja ngurusin pekerjaan rumah yang tiada habisnya. Terima kasih ibu, kasihmu tak kan terbalas oleh apapun di dunia ini. Bahkan mungkin meski sedikit lebay (tapi beneran lho) dunia beserta isinya takkan cukup tuk membalas kasih sayang dan air susunya untuk kita. Bahkan kambing gue pernah bilang gini (gue masih ingat banget) “Kasih Anak Sepanjang Galah, Kasih Ibu Sepanjang Jalan” .

Mungkin bentar sore gue mau beli sesuatu buat ibu yang waktu itu beliau pernah bilang ma gue. Mudah-mudahan entar gue gak lupa. Meski barang itu gak sebanding dengan apa yang udah ibu gue berikan, paling enggak bisa membuat ibu gue senang. Akhir kata gue mau ucapin “MET HARI IBU YA BU, KASIH MU TAK KAN BISA DI BAYAR DENGAN APAPUN. LOVE U MOM…”

NB :
Catatan ini seharusnya di posting kemarin. Sayang jaringan inet Tsel dan Indosat kompak barengan ngadat dan gak mau connect. Mungkin mereka juga lagi ngerayain hari ibu yach.???

Baca Juga :

Posted by :

Posted by Wordmobi

About Dyka

Hai, nama gue Dyka. Gue admin blog ini. Gue suka nulis, nulis apa aja. Kerjaan gue aslinya perawat. Jadinya ya perawat sekaligus merangkap sebagai seorang Blogger. Moga kalian suka dengan tulisan gue meski kadang tulisannya gak jelas dan rada 4L@Y. Senang berteman dengan kalian. ;) Happy Blogging :)

19 responses »

  1. dombaimba mengatakan:

    apa hubungannya hari tambal ban sedunia ama hari ibu _ _”
    gak diduga ternyata bro dyka ini anak berbakti ya, wkwk.. Met hari induk juga deh..

  2. Erit Kantoni mengatakan:

    Hiks. .Hiks. .(terharu). .
    Ibu kita memang adalah seorang wanita perkasa. .
    Dan kita sbg anak,wjib berbakti. .
    Nitip ah.Kembaran aneh.http://erit95.wordpress.com/2011/12/24/kembar-dengan-3-kaki-dan-2-kepala/

  3. yourha mengatakan:

    sbagai anak, kita harus mendoa kan ibu kita spya selalu dilindungi oleh Allah..amiin

  4. adhie mengatakan:

    nyokap is the best pokoknya
    maen sob ada game mantap ni
    http://s60v5game.wordpress.com/2011/12/26/3d-bio-soldier/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s